Ogah Sodorkan AHY Jadi Cawapres Prabowo, Partai Demokrat Ajukan Syarat Lebih Realistis

"Tidak ada sama sekali (tawaran AHY menjadi bacawapres Prabowo), dan kami memang tidak pernah mengajukan syarat apapun baik dengan Koalisi Perubahan yang dahulu maupun yang sekarang," kata Andi Mallarangeng.

Udin S
Senin, 18 September 2023 | 22:52 WIB
Ogah Sodorkan AHY Jadi Cawapres Prabowo, Partai Demokrat Ajukan Syarat Lebih Realistis
Momen pertemuan Prabowo dan SBY di Hambalang. (Foto: Istimewa)

LINIMASA - Partai Demokrat memutuskan untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju besutan Partai Gerindra yang mengusung bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto. Sebelumnya Demokrat hengkang dari Koalisi Perubahan setelah Anies Baswedan mendeklarasikan pendampingnya sebagai cawapres, yakni Cak Imin atau Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku siap turun gunung dan membantu pemenangan Prabowo di Pilpres 2024. 

"Saya siap secara pribadi untuk ikut turun gunung. Selamat berjuang Pak Prabowo. Kita bersama Pak Prabowo, kita jemput kemenangan tahun depan, terima kasih," kata SBY, dikutip pada Senin (18/9/2023). 

Publik pun penasaran, apakah Demokrat menawarkan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menjadi cawapres Prabowo. 

Baca Juga:Jokowi Kantongi Data Intelijen soal Parpol, Gerindra Yakin Tak Disalahgunakan

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng membatah tudingan tersebut. Menurutnya, Partai Demokrat tidak pernah menawarkan AHY sebagai cawapres kepada Koalisi Perubahan ataupun ketika sekarang bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju.

"Tidak ada sama sekali (tawaran AHY menjadi bacawapres Prabowo), dan kami memang tidak pernah mengajukan syarat apapun baik dengan Koalisi Perubahan yang dahulu maupun yang sekarang," kata Andi, dilansir dari kanal YouTube KOMPASTV, Senin (18/9/2023).

Lebih jauh, Andi mengatakan Partai Demokrat sangat mengapresiasi ketika Koalisi Indonesia Maju menyambut bergabungnya partai besutan SBY tersebut. Menurutnya, ada kesamaan visi yang diusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Partai Demokrat. '

Meski begitu, Andi tidak menampik jika Partai Demokrat memang mengharapkan posisi tertentu saat menyetujui bergabung dengan koalisi Prabowo. 

"Kami berharap bisa diberikan posisi yang pas dalam proses pemenangan, kami siap, mesin politik Partai Demokrat siap untuk memenangkan Pak Prabowo. Bahkan Pak SBY sendiri bilang bersedia untuk turun gunung," katanya. 

Baca Juga:Viral Isu Capres Tampar-Cekik Wamen Dikaitkan dengan Prabowo, Gerindra: Kita Gak Mau Nebak-Nebak

Namun, peran yang diharapkan Demokrat bersifat tidak baku. Sekarang, kata dia, Partai Demokrat memilih fokus untuk memenangkan Prabowo di kontestasi Pilpres 2o24 mendatang. 

"Tapi tentu saja kalau nanti menang dan  kemudian bisa menjalankan pemerintahan, tentu saja kami berharap juga mendapatkan peran untuk berkontribusi di dalam pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto," ucapnya. 

Andi pun mengaku belum memikirkan jabatan apa yang kira-kira akan diterima Partai Demokrat jika nanti Prabowo menang di ajang Pilpres 2024. 

"Tapi itu rasa-rasanya belakangan lah baru kita bahas. Ke depan yang mungkin akan dilakukan adalah pembentukan Tim Pemenangan Nasional yang kami juga berharap ada di situ, sehingga betul-betul siap untuk memenangkan Pak Prabowo," tandasnya. 

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak